Hati-Hati Bisikan John Terry

Untuk pertama kalinya sejak meninggalkan Chelsea pada 2017, John Terry akan kembali ke Stamford Bridge sebagai tamu. Menjabat sebagai asisten Dean Smith, Terry akan membawa Aston Villa untuk bertemu dengan tim Frank Lampard. Selama 10 tahun terakhir, Menurut CloverQQ The Villans memiliki rekam jejak yang buruk saat bertandang ke Stamford Bridge. Dari tujuh laga tersebut, mereka hanya merasakan satu kemenangan (3-1) dan menelan lima kekalahan. Termasuk dibantai 7-1 pada 2010 dan 8-0 dua tahun kemudian.

Namun, Aston Villa kini memiliki Terry di pihak mereka. Ia sosok yang berseragam Blues lebih dari dua dekade (1995-2017), dari akademisi hingga kapten dan diberi gelar Liga Champions. Persahabatan Terry dan Lampard ditandai dengan jelas. Meski demikian, bukan berarti Terry akan tetap diam dan tidak akan menjalankan tugasnya sebagai asisten manajer saat bertemu dengan tim asuhan Lampard.

Buktinya saat Aston Villa bertemu dengan Derby County Lampard di final play-off Kejuaraan EFL 2018/2019. Dean Smith optimis bisa merebut tiket ke Liga Utama Inggris dengan mengalahkan The Rams dan Terry menjadi alasan utamanya.

“Saya memiliki John Terry sebagai semangat membara anak-anak. Dia merasakan dan memenangkan segalanya. Dia merasakan puncak karirnya bersama Chelsea dan tim nasional Inggris. Saya tidak membutuhkan orang lain,” kata Smith. Alhasil, John McGinn menang 2-1 dan kembali ke puncak sepakbola Inggris.

“Saya benar-benar tidak suka melihat Lampard mendengar ini [kalah di final], terutama setelah mereka berhasil membalikkan keadaan melawan Leeds United. Saya kenal beberapa orang di sana [Derby County], Lampard, Jody Morris dan Ashley Cole. Saya “Saya yakin mereka bisa bangkit dari kekalahan ini,” buka Terry usai memenangi play-off.

“Saya masih belajar bagaimana menjadi manajer yang baik. Dean Smith banyak mengajari saya. Saya juga tidak takut melakukan pekerjaan kotor yang mereka berikan kepada saya. Ini semua bagian dari pembelajaran bagi saya,” lanjutnya.

Usai promosi, Terry mendapat tawaran dari berbagai tim. Mulai dari Middlesbrough hingga Brondby yang dipanggil Terry. Derby County pun berniat mengisi kekosongan yang ditinggalkan Lampard bersama temannya. Lampard menepis rumor tersebut dan Terry tetap bertahan di Aston Villa.

Sebagai seorang pelatih, Terry disebut-sebut sebagai sosok yang sangat membantu anak angkatnya. Itu telah memberi mereka standar tinggi untuk pelatihan. Dia suka berpartisipasi dalam pelatihan dan memiliki standar yang tinggi. Standar yang sama yang dia gunakan di Chelsea berlaku untuk mereka, kata Smith.

Desember akan menjadi musim yang sulit bagi semua tim Liga Premier. Termasuk Chelsea yang akan menjalani tujuh pertandingan sebelum tahun baru. Jika melihat kekuatan lawan The Blues di atas kertas, hanya Tottenham Hotspur (22/12) dan Arsenal (29/12) yang bisa mengganggu mereka.

Kehadiran Terry di Aston Villa mengubah segalanya. Terry mengenal Lampard lebih baik dari kebanyakan orang. Ia bahkan mengenal pemain muda Blues yang dipercaya Lampard. Semua pemain muda yang berada di tim utama Chelsea hari ini telah melihat Terry sejak mereka di Akademi. Bisikan Terry bisa menjadi bencana bagi Lampard dan Chelsea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *