Mengapresiasi Keputusan Southgate dalam Perselisihan Sterling vs Gomez

Papan skor Sunday di Anfield Stadium menunjukkan angka 3-1. Di sisi kanan pertahanan Liverpool, Manchester City menyerang melalui Raheem Sterling. Penggawa, yang juga mantan pemain Liverpool, dicampur oleh Joe Gomez, yang mencegahnya melakukan penetrasi. Kemudian Sterling merasa kecewa dan bertengkar dengan Gomez. Tidak berhenti di situ berdasarkan analisa bola288, perselisihan antara Sterling dan Gomez akan berlanjut. Sehari kemudian, sebelum pelatihan tim nasional Inggris melawan kualifikasi Euro 2020, keduanya kembali terlibat dalam perselisihan. Dari Skysports keduanya bertengkar.

Alhasil, insiden itu meluas. Akibatnya, pelatih Inggris Gareth Southgate menilai pemain termahal dari mantan Inggris dengan tidak memasukkannya dalam pertandingan melawan Inggris pada Kamis (14/11) atau Jumat ketika Indonesia mencapai. Melihat kepentingan tim, apa yang telah dilakukan Southgate harus dihargai. Sebagai seorang pelatih, ketegasan sangat dibutuhkan. Selain itu, ketiga singa itu hanya satu langkah lagi untuk mencapai kualifikasi untuk final Euro 2020.

Jordan Henderson dan rekan-rekannya bergabung dengan grup A dengan Ceko, Kosovo, Montenegro dan Bulgaria dan hanya perlu hasil imbang ketika mereka menjamu Montenegro di Stadion Wembley. Sejauh ini, Inggris telah memainkan 6 pertandingan dengan lima kemenangan dan satu kekalahan (15 poin). Poin tambahan cukup untuk memenuhi syarat Inggris. Karena Ceko, yang kini berada di posisi kedua (12 poin), menghadapi Kosovo, yang berada di 3 (11 poin). Dengan hanya menyisakan dua pertandingan, Inggris setidaknya aman di tempat kedua jika hasil imbang melawan Montenegro.

Memang, apa yang dilakukan mantan pelatih Middlesbrough itu bukannya tanpa risiko. Sterling, bersama dengan Harry Kane, pencetak gol terbanyak Inggris di babak kualifikasi dengan skor 6 gol, selisih 3 poin dari striker Israel Eran Zahavi, yang ada di daftar pencetak gol terbanyak. Kontribusi Sterling semakin terlihat karena dia juga telah mengumpulkan 5 assist. Bukan hanya Sterling yang menghukum itu juga bisa dibaca sebagai sikap preventif sang pelatih, sehingga keharmonisan tim tidak terganggu. Jika Southgate tidak memberikan persetujuan, sangat mungkin bahwa harmoni timnya dapat terganggu dan dapat mempengaruhi kinerja tim secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *